Home Agama Peringati Pecun, Vihara Nimmala Bagikan 1.000 Bakcang

Peringati Pecun, Vihara Nimmala Bagikan 1.000 Bakcang

SHARE
Seribu Bakcang Dibagikan kepada Masyarakat oleh Vihara Nimmala.
article top ad

TANGERANG, MB – Bersamaan dengan menyambut Perayaan Pecun yang jatuh tiap tanggal 5 bulan 5 penanggalan lunar atau tepatnya tanggal 18 juni 2018, Vihara Nimmala (Boen San Bio) memberikan tali kasih dengan membagikan seribu bakcang kepada masyarakat di beberapa lokasi, Minggu (10/6).

article inline ad

Pecun merupakan simbol rasa kesetiaan dan nasionalisme.  Semula, perayaan ini bermula dari rasa hormat dan terima kasih dari warga negeri China terhadap perdana menteri Kut Guan, yang luar biasa cinta tanah air. Kut Guan memilih untuk mengorbankan dirinya tenggelam di laut daripada harus ikut setuju memerintah negeri dengan cara yang kotor.

Sebagai rasa penghormatan terhadap Kut Guan, maka masyarakat memberikan persembahan bakcang dengan cara membuangnya ke laut sebagai simbol memberikan kepada Kut Guan.  Bakcang sendiri adalah makanan yang terbuat dari beras/ketan yang dibungkus dari daun bambu yang dicuci bersih lalu diisi kentang, tahu atau daging ayam.  Untuk itulah Perayaan Pecun ini masih dijaga kelestariannya sampai sekarang.

Menurut salah seorang pengurus Vihara Nimmala, Jonlie Permana, pihaknya memiliki visi untuk melestarikan kebudayaan Tionghoa peranakan di Indonesia dengan tujuan menjunjung kebudayaan leluhur sekaligus menuangkannya di dalam kerangka nasionalisme di tengah masyarakat.

Bakcang dibagikan ke seluruh umat beragama dalam rangka buka puasa sebagai perwujudan rasa persatuan dan kesatuan untuk negara Indonesia.  “Kami yakin perbedaan bukan memisahkan tapi menyatukan. Kami juga percaya budaya akan membuat Indonesia semakin kaya,” kata Jonlie.  Dia menambahkan,  1.000 bakcang ini   dibagikan di depan Vihara Nimmala, daerah Mesjid Koang Jaya, dan daerah Lapangan Alun alun Ahmad Yani.

Kegiatan ini, kata Jonlie, merupakan salah satu  wujud pelaksanaan Bhinneka Tunggal Ika dan bukan hanya untuk sekarang ini dilaksanakan.  “Sebelumnya dalam rangka perayaan Tri Suci Waisak umat vihara juga membagikan takjil berupa kolak dan roti bagi warga  Muslim yang melintas di depan vihara  untuk berbuka puasa.  “Semoga kegiatan baik ini selalu berjalan dan tidak berhenti sampai di sini,” tandas Jonlie.

Penulis: Yuliyu

article bottom ad