Home Agama Isra’ Mi’raj Tanjung Jabung Diisi Ustad Haikal Zainuddin

Isra’ Mi’raj Tanjung Jabung Diisi Ustad Haikal Zainuddin

SHARE
article top ad

TANJAB BARAT , MB – Bupati Tanjung Jabung Barat, H Safrial memanfaatkan momentum peringatan hari besar Isra’ Mi’raj Nabi Besar Nabi Muhammad SAW dengan mengundang ustad Kondang dari Jakarta KH. Fikri Haikal Zainuddin MZ  untuk mengisi tausiah agama di Masjid Agung Al- Istiqomah, Kamis (12/4).

Ustad Drs. Mahyudin Arif yang mewakili Ketua MUI Tanjab Barat menyampaikan, Jamaah yang hadir dari berbagai kecamatan, di Kota Kuala Tungkal ini ada juga dari Kampus STAI yang mahasiswanya ribuan.

article inline ad

“Saya masih ingat ketika Almarhum KH. Zainuddin, MZ juga pernah ceramah disini pada tahun 2010 lalu di Masjid Agung Al-istiqomah ini, nah malam ini Ustad Haikal yang Ceramah, untuk itu mari bersama-sama kita simak dengan seksama Tausiah Ustad kita ini,” kata Mahyudin Arif.

Bupati Tanjung Jabung Barat mengatakan dalam sambutannya,  peristiwa Isra’ dan Mi’rajnya nabi besar Muhammad SAW, hendaknya mampu kita implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, bagaimana perjuangan yang dilakukan oleh nabi dalam menerima perintah sholat dari Allah SWT. Dan melalui kesempatan ini, saya mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk bersama-sama memantapkan pelaksanaan sholat.

Kualitas Sholat perlu kita tingkatkan sehingga setiap kita merasakan sholat sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan sebatas kewajiban yang harus ditunaikan dan juga hendaknya kita sebagai bangsa Indonesia yang beragam suku, etnis agama dan budaya hendaknya meningkatkan hubungan secara horizontal untuk perdamaian dalam kehidupan beragama.  “Apabila ini dilakukan Insa Allah bangsa kita akan menjadi bangsa yang kuat dan bermartabat,”  himbau Safrial.

Di tempat yang sama, penceramah KH. Fikri Haikal menyampaikan tentang peringatan Isra’  dan Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW, pentingnya rasa saling menghormati dan menghargai dalam kehidupan sesama umat.  Ibadah sholat merupakan ibadah yang utama, seorang muslim karena mendirikan sholat adalah komunikasi hambanya dengan Allah tanpa calo, jadikan sholat sebagai dampak membentuk kepribadian diri.

Penulis: Arif

article bottom ad