Home Tribrata Punish dan Reward bagi Anggota Polres Metro Tangerang Kota

Punish dan Reward bagi Anggota Polres Metro Tangerang Kota

SHARE
article top ad

Tangerang, MB – Pada hari selasa tanggal 13 Maret 2018 telah dilaksanakan kegiatan upacara terkait dengan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh anggota kepolisian Polrestro Tangerang Kota dalam waktu belakangan ini. Upacara pagi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Drs. Harry Kurniawan S.Ik MH.

Meskipun kelihatannya upacara mingguan biasa, namun ada sebuah kejadian yang mungkin jarang terjadi khususnya di jajaran kepolisian Polrestro Tangerang Kota. Pada upacara pagi ini dilaksanakan Upacara PTDH sekaligus pemberian penghargaan bagi anggota berprestasi di lingkungan Polrestro Tangerang Kota. Yaitu penghargaan kepada Aiptu Asmadie sebagai Babinkamtibmas Polsek Cipondoh dan PTDH kepada Bripka Agung Verka dari kesatuan Sabhara Polrestro Tangerang Kota.

article inline ad

Aiptu Asmadie dari sebagai Babinkamtibmas Polsek Cipondoh menerima penghargaan yang diberikan langsung oleh Bapak Kapolres atas prestasinya bisa mengungkap kasus penganiayaan kepada anak dibawah umur yang videonya viral akhir minggu lalu. Sebagai Babinkamtibmas, Aiptu Asmadie dinilai sangat mengenal baik lingkungan dan daerah binaannya sehingga kasus ini cepat terungkap. Atas peran beliau pula, Tim Srikandi Cisadane yang dibentuk khusus untuk menangani korban perempuan dan anak bisa bergerak cepat dan telah menangkap para pelakunya.

Sedangkan Bripka Agung Verka yang mendapatkan PTDH dinilai telah menjadi contoh yang tidak baik bagi rekan sejawatnya di jajaran Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota. Untuk itulah dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat dan mengembalikannya sebagai warga sipil biasa dengan mencopot segala atribut kepolisian yang telah dikenakannya semasa bertugas.

KapolrestroTangerang Kota berpesan kepada seluruh anggota yang hadir pada upacara pagi ini agar dalam bertugas selalu berusaha maksimal menjadi figur yang baik dan mendengarkan hati nurani dan memiliki moral yan baik. Sehingga tidak akan ada lagi PTDH seperti pagi ini, sebagai pengayom masyarakat seharusnya setiap anggota Polri menjadi contoh dan suri tauladan yang baik dan mulai menghindarkan kesalahan-kesalahan kecil seperti pungli, indisipliner dan tidak menghormati hak orang lain.Sehingga lambat laun kesalahan kecil yang terakumulasi akan menjadi sebuah kesalahan besar dan akan berakibat pada PTDH sebagai sebuah akhir karir yang tidak baik. Beliau juga memberikan contoh bahwa ada banyak anggota Polri yang pada masa karir dan akhir jabatannya tetap menjadi figur yang terpuji dan mendapatkan apresiasi di masyarakat serta tetap bisa bersilaturahmi dengan rekan-rekan Polri lainnya meskipun saat itu beliau telah purna bakti. Semoga para anggota Polri yang saat ini aktif bisa menentukan akan seperti apa nantinya diakhir masa baktinya sebagai Bhayangkara Negara, apakah mulia atau kebalikannya. (SA)

article bottom ad