Home Nusantara Berani Merokok di Angkot Tangerang? Anda Akan Didenda Rp50 Juta

Berani Merokok di Angkot Tangerang? Anda Akan Didenda Rp50 Juta

SHARE
article top ad

Tangerang, Mediabhayangkara.co.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perhubungan tengah mengajukan draft Raperda Penyelenggaraan Perhubungan ke DPRD. Salah satu hal yang diatur dalam Raperda tersebut adalah larangan merokok di angkutan kota (angkot).

Kepala Dishub Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi Sentosa, mengatakan draft Raperda tersebut saat ini sudah dalam pembahasan di DPRD Kabupaten Tangerang.

article inline ad

“Sudah masuk prolegda, harmonisasi, tinggal membentuk Pansus. Targetnya September sudah selesai,” ujarnya, Rabu 12 Juli 2017.

Ia menjamin, setelah Raperda tersebut disahkan, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta pembinaan kepada awak angkot di Kabupaten Tangerang, agar dapat berjalan dengan efektif.

“Salah satu hal yang diatur adalah larangan merokok di angkot, baik penumpang maupun awaknya. Sanksinya dari mulai sanksi administratif, kurungan sampai denda sebesar Rp50 juta,” imbuhnya.

Dalam penegakan sanksi bagi pelanggar Raperda tersebut, lanjut Bambang, selain Satpol PP, pihaknya juga akan bekerjasama dengan aparat kepolisian di Polresta Tangerang.

“Salah satu tujuannya agar masyarakat merasa nyaman dalam menggunakan moda transportasi umum, salah satunya angkutan kota,” pungkasnya.

Aturan serupa terlebih dahulu dipraktekan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pemkab Sukabumi tak segan memberikan sanksi kepada siapapun yang merokok di dalam angkutan kota (angkot) berupa denda Rp 500.000.

Peraturan ini sejatinya bukan melarang warga untuk merokok, tetapi menentukan tempat merokok dan mengajak perokok untuk menghargai orang lain dengan tidak merokok pada lokasi-lokasi dan tempat umum.

Sanksi diterapkan tanpa melihat usia maupun status pelanggar. (Mlk)

article bottom ad