Home Paksa Polri Anugerahkan Bintang Bhyangkara Utama untuk KSAU, Ini Alasannya

Polri Anugerahkan Bintang Bhyangkara Utama untuk KSAU, Ini Alasannya

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mendapat penghargaan Bintang Bhayangkara Utama dari Presiden Joko Widodo. Hal itu tertuang dalam surat keputusan Presiden Nomor 55/TK Tahun 2017 tertanggal 9 Juli 2017, tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Rupataman Mabes Polri, Jakarta, Rabu 5 Juli 2017.

article inline ad

Bintang Bhyangkara Utama merupakan penghargaan tertinggi bagi institusi Polri.

Tito mengatakan, penghargaan diberikan karena TNI Angkatan Udara banyak memberi bantuan kepada Polri dalam berbagai operasi.

“Banyak sekali kerja sama Polri dan AU dalam operasi kepolisian, operasi udara, pembajakan, surveillance, operasi Tinombala kemarin, AU banyak sekali membantu dan mendukung operasi tersebut,” ujar Tito.

Selain itu, tuturnya, banyak juga kegiatan kemanusiaan yang dilakukan bersama oleh TNI dan Polri, seperti kecelakaan pesawat, membantu evakuasi korban bencana alam, dan lain sebagainya.

Instruktur polisi udara Polri juga banyak dilatih oleh prajurit TNI AU.

Tito berharap dengan penghargaan tersebut koordinasi kedua instansi kian kuat.

“Dengan penganugrahan ini jajaran Polri berharap hubungan yang sudah sangat baik dengan TNI AU nantinya di bawah bapak Marsekal Hadi Tjahyanto akan semakin kuat,” ujarnya.

Sementara pada kesempatan yang sama, KSAU Hadi Tajahjanto mengucapakan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Hadi menganggap Bintang Bhayangkara Utama yang disematkan padanya merupakan bentuk soliditas tinggi antara TNI AU dan Polri.

Ia mengatakan, penghargaan tersebut tak hanya ditujukan bagi dirinya, tapi juga jajaran prajurit di bawahnya untuk bersama-sama mendukung operasi Polri.

“Saya ajak asisten saya di Mabes TNI AU sehingga implementasi pemberian tanda kehormatan ini bisa menyebar ke seluruh jajaran sehingga soliditas yang selama ini terbangun agar ditingkatkan lagi dari pucuk pimpinan sampai jajaran terbawah,” kata Hadi.

Marsekal Hadi Tjahjanto dilantik Presiden Jokowi pada Rabu 18 Januari 2017 di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat. Dia dipilih Presiden Jokowi dari tiga kandidat KSAU menggantikan Marsekal Agus Supriyatna uang pensiun pada Januari 2017.

Hadi Tjahjanto merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara pada 1986. Setahun kemudian, dia menyelesaikan pendidikan di Sekolah Penerbangan TNI AU. Karir pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 8 November 1963 itu di militer cemerlang dan terus menanjak.

Ia pernah menjabat perwira menengah Dinas Administrasi dan Personel Angkatan Udara (Disminpersau). Lalu menjadi Komandan Lanud Adi Sumarmo, Solo, pada 2010-2011, saat Jokowi masih menjabat Wali Kota Solo.

Pada 2011 hingga 2013, Hadi ditunjuk sebagai Direktur Operasi dan Latihan Basarnas. Karirnya kian menanjak hingga dipercaya jadi Kepala Dinas Penerangan TNI AU selama tiga tahun sejak 2013. Lepas dari juru bicara, ia menjabat Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

Setahun di sana, Hadi Tjahjanto kemudian didapuk jadi Sekretaris Militer Presiden hingga 2016. Selanjutnya menjabat Inspektur Jenderal di Kementerian Pertahanan sebelum diangkat menjadi KSAU. (Mlk)

article bottom ad