Home Nusantara Jelang Ramadan, KPPU Sidak ke Rumah Potong Hewan

Jelang Ramadan, KPPU Sidak ke Rumah Potong Hewan

SHARE
article top ad

Tangerang Selatan, Mediabhayangkara.co.id – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) mengantipasi ketersedian dan harga barang kebutuhan pokok di pasaran jelang Hari Raya Idul Fitri1438 H yang memasuki H -7.

Karenanya, Ketua KPPU Syarkawi Rauf didampingi oleh Ketua Satgas Pangan Irjen Pol Setyo Wasisto, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Tjahya Widayanti, dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurman melakukan sidak ke beberapa rumah potong hewan untuk mengetahui secara langsung persediaan dan harga barang.

article inline ad

Sidak kali ini dilakukan di RPH Karawaci, yang berlokasi di Jl.H.Arif No.19, Cibodas, Panunggangan Barat, KecTangerang, Kota Tangerang. Sidak dilakukan Jum’at 18 Juni 2017 sekitar pukul 21:30 Wib.

“Ini bentuk keseriusan pihak KPPU yang tetap konsisten menjaga ketersediaan bahan pokok terutama dua komoditi yaitu daging segar dan bawang putih tetap stabil jelang lebaran H -7 dan H +2 dipasaran dan tidak ada spekulan yang coba – coba bermain sehingga masyarakat terkena imbasnya,” ujar Syarkawi.

Ia juga memastikan bahwa stok daging sapi hingga H-2 terpenuhi dan aman meskipun terjadi peningkatan permintaan masyarakat.

“Kita pastikan kepada rekan media, meskipun peningkatan permintaan terjadi, kita sudah mendengar secara langsung dari pemilik RPH dan feedloter lain, siap memasok untuk kebutuham konsumen,” katanya.

Artinya dari segi ketersediaan, dapat dipastikan stok daging dan sapi siap potong cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen mulai dari sekarang hingga H -2 lebaran.

Sementara Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan bahwa dibentuknya satgas pangan memiliki tugas pokok dan fungsi untuk melakukan pemantauan dan monitor pangan yang dimulai dari produsen, rantai industri hingga ke konsumen.

Dalam prosesnya Setyo mengharapkan semua pihak mendapatkan keadilan harga, baik dari pihak produsen, lancarnya distribusi dan para konsumen.

“Karena tugas Satgas pangan untuk memantau dari hulu sampai hilir, mulai dari produsen, mata rantai sampai dengan konsumen. Sehingga dalam prosesnya semua pihak mendapatkan harga yang adil,” katanya.

Selain itu, Setyo mengatakan tugas satgas pangan dapat melakukan penindakan hukum kepada oknum yang dengan sengaja menimbun barang.

Perwira bintang dua itu menegaskan bahwa Satgas pangan bekerja mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda sampai Polres.

“Kita menurunkan 145 personel guna melakukan penetrasi pasar di seluruh wilayah Indonesia yang didampingi oleh satgas pangan dan KPPU di daerah,” katanya.

Dari hasil sidak di RPH Karawaci dijelaskan bahwa harga daging sapi masih normal berkisar Rp.110.000 – Rp.120.000 perkilogram. Sedangkan untuk menengah ke bawah ditetapkan harga Rp.90.000 dan Rp.80.000 perkilogram.

Untuk menjaga stock dan harga di pasaran, KPPU dan satgas Pangan menghimbau kepada seluruh stakeholders untuk berkomitmen menjaga dan mempertahankan kondisi ini agar tetap stabil sampai H+2 Idul Fitri. (Lingga)

article bottom ad