Home Nusantara Penyatuan Tiga Perguruan Pencak Silat Banten, Ribuan Pendekar Siap Tampil

Penyatuan Tiga Perguruan Pencak Silat Banten, Ribuan Pendekar Siap Tampil

SHARE
article top ad

Serang, Mediabhayangkara.co.id – Tiga perguruan silat Banten menggelar latihan Pencak Silat bersama di Mapolres Serang Kota, Jum’at Malam, 9 Juni 2017.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan, latihan sebagai persiapan menyambut acara besar yang nantinya diselenggarakan setelah Lebaran. Acara itu untuk menyatukan tiga perguruan khas Banten yakni, perguruan Bandrong, Terumbu dan Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) menjadi satu jurus, yaitu Tapak Banten.

article inline ad

“Dari tiga peguron, Nanti kita akan mengkolaborasikan seluruh peguron yang ada di Banten dalam satu kegiatan, insyallah nanti ada 3000 Peserta kita agendakan setelah Lebaran,” ujar Komarudin kepada awak media usailatihan.

Dari pantauan Mediabhayangkara.co.id, Kapolres Serang tampak sangat antusias menyaksikan latihan tersebut. “(Silat) Ini Khas Banten, dan harus dilestarikan, maka dari itu saya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh tiga perguruan ini,” ucapnya.

Kapolres berharap, penyatuan tiga perguruan juga akhirnya dapat membuka kesempatan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terlibat. “Kita tunjukkan bahwa kita bisa kompak dan kita bisa bersatu, terlepas dari berbagai polemik yang kini berkembang, kita tunjukkan kita saat ini lebih kondusif dengan keberagaman budaya dan suku kita disini bisa kokoh bersatu yang kita awali dari seni budaya pencak silat tadi.”

Ketua Ikatan Perguruan Pencak Siat Indnesia (IPSI) Banten Ajat Sudrajat mengatakan, ia sengaja mengagendakan kegiatan akbar ini yang dapat mengeksplore potensi kekuatan dan energi seni budaya pencak silat Banten, agar lebih dikenal oleh masyarakat baik dari dalam dan luar negeri.

Ajat berencana menyampaikan rencananya ini ke Dinas Pariwisata, selain berupaya memecahkan rekor muri. “Untuk peguron yang kita targetkan nanti akan ada 3000 pendekar yang kita tampilkan,” katanya.

Acara ini, tuturnya, adalah yang pertama kali dan akan dijadikan agenda rutin. Ajat mengajak seluruh elemen masyarakat ikut serta berpartisipasi. “kegiatan ini akan kita eksplore dan ini tidak hanya untuk dalam negeri tetapi juga untuk manca negara,” tutupnya. (Satria)

article bottom ad