Home Tribrata Janji Tangkap Pelaku, Kapolda Metro Jaya Usung Jenazah Korban Penembakan ke Pemakaman

Janji Tangkap Pelaku, Kapolda Metro Jaya Usung Jenazah Korban Penembakan ke Pemakaman

SHARE
article top ad

Tangerang, Mediabhayangkara.co.id – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengaku telah membentuk tim khusus untuk mengejar pelaku penembakan Italia Chandra Kirana Putri (23) di rumahnya, Perumahan Bugel Indah, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

“Kejahatan ini suatu perbuatan sadis dan saya sudah perintahkan anggota. Tim khusus juga sudah dibentuk untuk maksimal mengungkap kasus ini,” ujar Iriawan saat melayat ke rumah duka Italia, Selasa 13 Juni 2017.

article inline ad

Dia menyatakan, pihaknya telah mengantongi identitas kelompok penembak Italia. Terlebih kedua pelaku sudah terpantau kamera pengintai atau CCTV dalam melakukan aksi.

“Pelaku kejahatan spesifik memiliki kelompok, tapi saya tidak buka di sini. Masih dalam pengejaran,” jelasnya.

Kapolda Iriawan bahkan ikut menggotong keranda jasad Italia menuju pemakaman. Bersama Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan, Kapolda mengantarkan Italia ke tempat peristirahatan terakhir.

Italia Chandra diketahui menjadi korban penembakan saat berusaha menghentikan pencurian motor di rumahnya. Sebelum meninggal ditembak pencuri motor, gadis 23 tahun itu sempat melakukan perlawanan dengan alat seadanya.

Bahkan dia sempat berteriak “maling” yang membuat tetangga di sekitar rumahnya di Perum Bugel Indah Blok B6/14 RT 002/10, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, berdatangan.

Kejadian yang terjadi pada Senin, 12 Juni 2017 pukul 13.40 WIB itu berlangsung saat suasana lingkungan rumah korban sedang sepi. Terlihat dari rekaman CCTV rumah yang terletak di depan rumah korban, sebelum kejadian penembakan, Italia memergoki kedua pelaku tengah berusaha menjebol kunci setang motor matik Honda Beat-nya.

Spontan Italia berteriak maling dan membuat kedua pelaku panik. Kedua pencuri motor terlihat keluar dari gerbang rumah Italia, menuju sepeda motor pelaku yang diparkirkan di depan rumah sebelah rumah Italia.

Melihat pencuri mencoba kabur, Italia mengejar. Gadis tersebut terus berteriak maling yang dibantu ibunya, Sugiarti, dari dalam rumah.

Tak hanya sampai di sana, Italia sempat masuk ke dalam rumah dan mengambil sapu lidi untuk melawan kedua pelaku. Namun, belum sempat melakukan perlawanan, pelaku mengeluarkan senjata api yang diselipkan di celana pendek sebelah kanan dan mengarahkannya ke gadis tersebut.

“Dor!” Italia terjatuh. Kedua pelaku kabur dengan motor matik berwarna biru.

Sugiarti yang berada di dalam rumah langsung keluar dan memegangi tubuh Italia. Dia berteriak histeris meminta pertolongan saat melihat luka tembak di dada sebelah kanan anaknya.

Italia sempat dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Karawaci untuk mendapatkan pertolongan. Namun di perjalanan, gadis ini menghembuskan nafas terakhirnya. (Ind/Mlk)

article bottom ad