Home Nusantara Jaga Dan Lestarikan Nilai – Nilai Luhur Kebudayaan DIY Jogya

Jaga Dan Lestarikan Nilai – Nilai Luhur Kebudayaan DIY Jogya

SHARE
article top ad
Tangerang Selatan, Media Bhayangkara.co.id — Kekayaan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia begitu besar, namun sebagian hampir punah dan lenyap termakan zaman saat ini. Sebagian besar masyarakat semakin lupa terhadap kebudayaan daerahnya.
Desakan dan pengaruh budaya asing yang masuk begitu kuat semakin melumpuhkan nilai – nilai budaya, jiwa patriotisme dan nasionalisme bangsa Indonesia.
Menyikapi fenomena yang ada ditengah masyarakat, harus disikapi bijak dengan memperkuat nilai luhur budaya terutama kepada generasi muda.
Bertempat di Indische Koffie Bintaro, Jl.Bintaro Tengah Blok Y4 Sektor 2 Bintaro, Jum’at (09/06/2017)  digelar acara ngobrol santai dan buber bersama yang dihadiri GRK Mangkubumi dari Keraton Yogyakarta yang diprakarsai oleh Marius Gumono tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap nilai budaya Jawa.
Seperti diketahui, Keraton Yogyakarta merupakan central kebudayaan yang mampu menunjukkan eksistensi dalam menjaga budaya leluhur. Namun tidak dapat dipungkiri, saat ini juga turut prihatin melihat kondisi semua itu.
Diutarakan oleh GKR Mangkubumi di saat ngobrol santai bahwa budaya bangsa seperti tertuang dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika, wajib dilestarikan dan dinikmati oleh anak cucu kita ke depan.
Kita harus mampu mempertahankan dan memberikan wawasan kebudayaan kita sekaligus merawatnya yang merupakan kekayaan budaya di Daerah dan  Kebudayaan Nasional.
Menurut GRK Mangkubumi, peran semua elemen masyarakat turut menjaga dan melestarikan nilai budaya. Sementara itu, khusus di Jogya peran abdi dalem keprajan, punakawan dan masyarakat Jogya turut berperan aktif melestarikan budaya Jogja. Menjaga,  melestarikan budaya Jogja dan menanamkan nilai – nilai luhur budaya kepada masyarakat Jogya.
Semua ini bertujuan untuk memacu berkembangnya kegiatan-kegiatan lain dan membangkitkan prakarsa masyarakat agar mandiri, kata GKR Mangkubumi.
Sedangkan Tim Keistimewaan DIY, Supriyanto mengatakan bahwa ngobrol santai dan buka bersama yang dilakukan Marius, sangat kami apresiasi terlebih menyikapi budaya Jogya  ditengah era global saat ini.
Lebih lankut dijelaakannya, dengan semangat ,golong gilig, bertekad menjadi satu, manunggal bersama pemerintah, para empu, akademisi dan kaum cendekiawan, pemerhati budaya dan seni serta seluruh masyarakat.
Karena itu, ia katakan bahwa, “Kami berkewajiban meneruskan warisan leluhur Mataram, seperti dalam pepatah ‘wong agung ngeksigondo amangun karyenas tyasing sasama, yang berarti mewujudkan sesuatu yang besar bagi negara, khususnya bagi seluruh masyarakat, katanya.
Sementara itu, pelaksana acara Marius Gumono mengharapkan  Keraton Yogyakarta tetap dapat eksis bahkan meningkat dalam hal kelanggengan kebudayaan Jawa dan mengupas, mengkaji nilai-nilai yang terkandung dalam Keraton Yogyakarta untuk kelangsungan nilai budaya dari zaman ke zaman dan tidak tergerus oleh waktu.”pintanya disela – sela acara. (Lingga)
article bottom ad