Home Liputan Utama Polisi Siapkan 6 Pakar IT Usut Penyebar Chat Mesum Habib Rizieq

Polisi Siapkan 6 Pakar IT Usut Penyebar Chat Mesum Habib Rizieq

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Kepolisian menyiapkan enam pakar IT untuk mengusut pemilik situs ‘Baladacintarizieq’ yang menampilkan chat serta foto mesum petinggi Front Pembela Islam Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochmad Iriawan mengatakan, sejumlah pakar itu merupakan ahli telematika dan ahli information technology.

article inline ad

“Kalau ahli yang terkait konten itu, ada beberapa ahli telematika dan IT. Ada enam ahli yang ada,” kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 9 Juni 2017.

Iriawan belum bisa memastikan kapan penyebar situs itu bisa diungkap. Alasanya, penyebaran konten pertama kali dilakukan oleh hacker Anonymous dari Amerika Serikat.

“Kalau di dalam (negeri) enak, kami bisa langsung. Kalau luar kami mesti koordinasi dengan mereka (Kepolisian AS),” tutur Iriawan.

Iriawan mengatakan, hingga saat ini ahli tersebut tengah bekerja. Dia belum mendapat informasi apakah ponsel milik Firza atau Rizieq yang pertama kali diretas oleh Anonymous.

Diketahui, Rizieq dan Firza telah meminta kepolisian untuk mengungkap penyebar konten. Alasan itu pula yang membuat Rizieq tak mau kooperatif untuk diperiksa sebagai saksi hingga detik ini.

Salah satu penasihat hukum Rizieq, Eggi Sudjana mengatakan, sesuai Pasal 4 Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, salah satu perbuatan pidana adalah pelaku penyebar konten porno.

Menurut Eggy, Rizieq dan Firza merupakan korban dalam kasus ini. Apalagi hingga saat ini polisi tidak menyasar pelaku penyebar blog baladacintarizieq.

Adapun Iriawan menjelaskan, alasan Rizieq dan Firza terjerat pidana pornografi adalah berdasarkan barang bukti dan keterangan saksi ahli serta saksi pendukung. Rizieq berperan sebagai peminta (gambar porno) dan Firza sebagai pembuat.

“Yang tahu Pak Rizieq ini Firza. Ada pertukaran atau permintaan gambar antara yang diminta (Firza) dengan yang meminta (Rizieq ). Itu saja,” katanya.

Iriawan menegaskan, akan tetap mengusut dugaan percakapan pornografi Rizieq dan Firza hingga dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Menurut Iriawan, ia dan pemerintah tak gentar menghadapi pelbagai tekanan karena kasus Rizieq itu. “Mau dikekang seperti apapun, pemerintah tak takut. Saya diancam dikekang, gak masalah. Hukum sudah ditegakkan,” kata Iriawan. (Mlk)

article bottom ad