Home Tribrata Kaporli Himbau Pemudik Tidak Gunakan Sepeda Motor untuk Mudik Lebaran

Kaporli Himbau Pemudik Tidak Gunakan Sepeda Motor untuk Mudik Lebaran

SHARE
article top ad

Pemalang, Mediabhayangkara.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi mudik ke kampung halaman.

Selain menghindari potensi rawan kecelakaan, tutur Tito, berkurangnya pemakaian sepeda motor juga dapat mengurangi kepadatan arus mudik di jalan raya.

article inline ad

“Itu yang sepeda motor kalau bisa dihindari, apalagi yang bawa keluarga, ada anak dan istri. Selain rawan kecelakaan, kalau sepeda motor dikurangi, lalu-lintas jalan raya berkurang kepadatannya”, ujar Tito saat meninjau kesiapan jalur mudik di Pemalang, Rabu 7 Juni 2017.

Tito memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 23 dan 24 Juni 2017, yakni H-3 dan H-2 menjelang lebaran. Tanggal itu juga bertepatan dengan libur cuti bersama Pegawai Negeri.

“Puncak arus mudik ada di tanggal 23 dan 24 Juni, itu H-3 dan H-2, karena cuti bersama PNS di tanggal itu. Masyarakat yang mudik lebih baik lebih awal supaya tidak menumpuk pada hari itu”, ujarnya.

Dirjen Perhubungan Darat sebelumnya menyebutkan akan terjadi kenaikan pemudik sekitar 8 persen pada tahun ini.

Kapolri mengajak pemudik menggunakan jasa mudik gratis yang disediakan BUMN, kementerian, instansi, perusahaan maupun pihak-pihak yang menyelenggarakan musik gratis.

Selain itu, Tito juga mengingatkan agar kendaraan yang akan masuk jalan tol udah mengisi BBM penuh, membawa perbekalan, makanan-minuman dan obat-obatan.

Sedangkan terkait rest area, jika memang tidak perlu, Kapolri menyarankan untuk tidak masuk ke rest area. Alasannya adalah keluar masuk kendaraan ke rest area akan membuat kemacetan.

“Khusus untuk jalan tol fungsional hanya untuk kendaraan-kendaraan kecil. Akan dibuka 24 jam sepanjang 110 km,” katanya.

Sedangkan untuk pengamanan di jalur fungsional tol, pihaknya akan menambahkan personil pengamanan dari Setukpa (Sekolah Pembentukan Perwira-Polri) sebanyak 1100 porsenil dan ditambah lagi dari TNI.

Tito hadir di Pemalang untuk meninjau kesiapan arus mudik lebaran. Jalur yang menjadi perhatian khusus adalah jalur pantai utara (Pantura) karena merupakan jalur langganan yang biasa dilalui pemudik.

Dari hasi pantauan di lapangan, ruas jalur Pantura Jawa Tengah dari pintu tol Brebes Exit (Brexit) ke arah Semarang sudah dalam kondisi siap, tak terkecuali beberapa ruas tol yang akan dijadikan jalan fungsional untuk arus mudik. (Mlk)

article bottom ad