Home Nusantara Jokowi Lantik Megawati Jadi Dewan Pengarah Pembinaan Ideologi Pancasila

Jokowi Lantik Megawati Jadi Dewan Pengarah Pembinaan Ideologi Pancasila

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Presiden Joko Widodo telah meneken Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Pembinaan Ideologi Pancasila.

Dalam Perpres itu disebutkan, Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) merupakan lembaga non struktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden, dan dipimpin oleh seorang Kepala.

article inline ad

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, unit kerja ini akan terbagi dua yakni dewan pengarah berjumlah sembilan orang, sementara bagian lainnya merupakan tim eksekutif.

Dan pada hari ini Rabu, 7 Juni 2017, Presiden resmi melantik sembilan dewan pengarah salah satunya Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Hal itu dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 31 M Tahun 2017 tentang Pengangkatan Pengarah dan Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila. Penunjukan ini diteken Jokowi sejak 31 Mei.

Pelantikan dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta. Selain Megawati, Jokowi turut melantik delapan dewan pengawas lain yakni Wakil Presiden keenam Try Sutrisno, Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, mantan Ketua MK Mahfud M.D, dan Ketum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif.

Anggota dewan pengawas lainnya ialah Andreas Anangguru Yewangoe, Wisnu Bawa Tenaya, dan Chairman Garudafood Sudhamek.

Berdasarkan pantauan, Megawati dan Try Sutrisno paling terakhir memasuki ruang pelantikan dibandingkan para dewan pengarah lainnya. Megawati dan Try hadir beberapa saat sebelum Jokowi dan Jusuf Kalla memasuki ruangan.

Pelantikan itu turut dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dan Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah.

Unit kerja yang langsung berada di bawah Presiden Joko Widodo ini rencananya akan dipimpin oleh intelektual muda Yudi Latief.
Dalam tugasnya, unit kerja akan dibantu eselon I. Seluruh mekanisme organisasi, pertanggungjawaban, dan wewenang telah diatur dalam peraturan presiden.

Unit kerja pembinaan Pancasila ini telah disiapkan sejak tahun lalu. Jokowi menghendaki setiap lapisan masyarakat dapat lebih memahami dan menghidupi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (Mlk)

article bottom ad