Home General TNI Kerahkan Pesawat Tempur dan Pasukan Kawal Perbatasan INA-Filipina

TNI Kerahkan Pesawat Tempur dan Pasukan Kawal Perbatasan INA-Filipina

SHARE
article top ad

Manado, Mediabhayangkara.co.id – TNI AU mengerahkan satu pesawat terbang Intai Strategis jenis Boeing 737 ke Lanud Sam Ratulangi Manado, Kamis 1 Juni 2017. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat Sulawei Utara dan mengantisipasi perkembangan situasi perbatasan paska konflik tentara Filipina dan ISIS di Marawi, pulau Mindanau, Filipina beberapa hari ini.

Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) memerintahkan, agar pesawat yang memiliki home base di Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hassanudin Makassar ini, selama tiga hari kedepan, mendeteksi situasi perairan Indonesia di laut Sulawesi, khususnya yang berbatasan dengan Filipina Selatan.

article inline ad

Untuk mendukung operasi ini, pihak TNI AU mempersipakan kru dan peralatan secara optimal.

Komandan Lanud Sam Ratulangi, Kolonel Pnb Arif Aini Dwiyanto mengungkapkan, operasi bisa diperpanjang lebih dari tiga hari jika memang diperlukan.

Sementara itu, TNI AL juga telah melakukan operasi laut di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, operasi laut dilakukan untuk mencegah konflik antara militer Filipna dengan kelompok teror ISIS tidak melebar ke Indonesia.

“TNI sudah melakukan operasi laut. Mulai dari Halmahera Utara, Morotai, Sangir, sampai Laut Sulawesi,” ujar Gatot di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jalan Taman Pejambon, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis.

Selain menggelar operasi laut, lanjut Gatot, TNI juga menggelar operasi intelijen serta mengkoordinir nelayan-nelayan di sepanjang pesisir laut yang berbatasan langsung dengan Filipina, dengan Angkatan Laut (AL). Selain AL, pengkoordiniran nelayan-nelayan ini juga melibatkan Babinsa serta personel TNI di wilayah setempat.

“Ada banyak pasukan dan kapal laut dilibatkan,” ucap Gatot. (Mlk)

article bottom ad