Home General Disebut Terima Uang Korupsi Alat Kesehatan, Amien Rais Ancam Lakukan Hal Ini

Disebut Terima Uang Korupsi Alat Kesehatan, Amien Rais Ancam Lakukan Hal Ini

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Amien Rais, akan menemui pimpinan KPK untuk mengklarifikasi soal dugaan penerimaan transfer dana Rp600 juta dari pengadaan alat kesehatan era Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari (2004-2009).

Amien mengatakan, pertemuan dengan pimpinan KPK akan dilakukan Senin pekan depan (5/6). “Saya akan minta ketemu dengan Pak Agus Rahardjo dan kalau bisa ketua KPK yang lain,” ujar Amien kepada wartawan di kediamannya, Sleman, Kamis 1 Juni 2017.

article inline ad

Di KPK nanti, Amien mengatakan tidak hanya membicarakan soal fakta persidangan yang diungkap jaksa dalam dakwaan Siti Fadilah. Ia berniat melakukan manuver dengan melaporkan dugaan skandal korupsi dua tokoh besar di Indonesia.

“Saya akan sampaikan juga, akan melaporkan dugaan korupsi dua tokoh besar di negeri ini, yang selama ini enggak diapa-apain,” katanya.

Amien enggan menjelaskan secara detail soal siapa dua tokoh besar yang dia maksud. Dia pun tak mau menklarifikasi lebih lanjut soal dugaan penerimaan duit dari proyek Alkes sebagaimana yang diungkap jaksa di persidangan.

Amien berniat meluruskan semua dugaan yang dituduhkan kepadanya melalui pernyataan resmi dalam jumpa pers di Jakarta pada hari ini. “Tunggu besok Jumat saja di Jakarta,” kata dia, Kamis.

Amien sebelumnya disebut menerima uang hasil korupsi hingga Rp600 juta dalam kasus pengadaan alat kesehatan di Kementerian Kesehatan guna mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) tahun 2005.

Saat membacakan tuntutan terhadap mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu 31 Mei 2017 malam, Jaksa Penuntut Umum KPK Iskandar Marwanto menyebut Amien Rais menerima aliran dana hingga Rp600 juta yang ditransfer sebanyak enam kali.

Transfer tersebut kali pertama terjadi pada 15 Januari 2007, kemudian 13 April 2007, 1 Mei 2007, 21 Mei 2007, 13 Agustus 2007, dan 2 November 2007 dengan masing-masing transfer Rp100 juta.

Amien Rais bukan satu-satunya tokoh Partai PAN yang disebut Jaksa Iskandar dalam pembacaan tuntutannya. Mantan Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir juga disebut menerima dana Rp250 juta pada 26 Desember 2006.

Dalam kasus ini Siti Fadilah dituntut 6 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan ditambah kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp1,9 miliar subsider satu tahun kurungan. (Mlk)

article bottom ad