Home Nusantara Pembunuhan di Taman Kedaung, Polisi Ringkus Pelaku Saat Bersembunyi di Tegal

Pembunuhan di Taman Kedaung, Polisi Ringkus Pelaku Saat Bersembunyi di Tegal

SHARE
article top ad

Tangerang Selatan, Mediabhayangkara.co.id – Aparat gabungan Polda Metro Jaya, Polres Tangsel dan Polsek Pamulang, berhasil meringkus AR (26), pria yang diduga membunuh R (23) dan menganiaya Ivo (50) di Perumahan Taman Kedaung JlN Mawar Blok D No. 12, RT 005/007, Kel Kadaung, Pamulang, Kota Tangsel pada 17 Mei 2017 lalu.

Polisi melakukan pengejaran selama seminggu sebelum menangkap pelaku di tempat persembunyiannya di Tegal, Jawa Tengah.

article inline ad

Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto didampingi Wakapolres Kompol Bachtiar Alfonso dan Kasat Reskrim AKP Alexander Yurikho, dalam press conference di ruang Mapolres Tangsel, Rabu 21 Mei 2017 pukul 21:30 WIB, mengatakan berdasar pada hasil penyidikan petugas, pelaku diketahui melarikan diri ke Tegal, Jawa Tengah di rumah orang tuanya.

Sebelum melarikan diri ke Tegal, pelaku AR sempat menginap 2 hari di rumah temannya di Sawangan Bedahan, Depok. Ia sekaligus mengantar sepeda motor yang dipinjam dari temannya tersebut. Ia bahkan memberitahu temannya bahwa sepeda motor digunakan untuk membunuh.

Kemudian pada Sabtu dan Minggu pelaku menginap di rumah temannya yang lain di Pasar Kemiri, Sawangan dan meminjam uang Rp100 ribu.

Baru pada Senin 22 Mei 2017, pelaku AR pergi ke terminal Kampung Rambutan untuk pulang ke rumah orang tuanya di Tegal,Jawa Tengah.

“Petugas kita, Tim Resmob Polres Tangsel memberikan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kaki pelaku AR karena saat hendak ditangkap melakukan perlawanan,” ujar Kapolres di hadapan rekan-rekan media.

Pelaku AR diduga melakukan pembunuhan akibat rasa sakit hati dan dendam terhadap Ivo (korban yang selamat), karena saat ditahan di lapas tidak pernah mau membantu pelaku, termasuk permasalah seputar rumah yang ditempati korban.

Pelaku AR merupakan mantan residivis yang menurut catatan kepolisian pernah melakukan tindakan pidana pencurian dan pembobolan Alfamart dan Indomaret di Depok.

“Atas perbuatann itu, pelaku AR terancam dijerat Pasal 340 KUHP, subsider 338 KUHP tindak pidana pembunuhan berencana dan penganiyaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman 20 tahun penjara,” tutup Fadli Widiyanto. (Lingga)

article bottom ad