Home Siswa Inilah 7 Kesepakatan Kerja Sama Perguruan Tinggi dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi

Inilah 7 Kesepakatan Kerja Sama Perguruan Tinggi dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara peguruan tinggi dengan lembaga pengembangan jasa konstruksi provinsi DKI Jakarta di Universitas Indonesia, Rabu 24 Mei 2017.  Acara terselenggara bersamaan dengan seminar ‘Meningkatkan Peran Pelaku Usaha Jasa Konstruksi Bidang Ketenagalistrikan dalam Upaya Percepatan Program 35.000 Mega Watt’.

Penandatangan MoU ini bertujuan mendorong penelitian dan pengembangan jasa konstruksi dengan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan jasa konstruksi khususnya di Provinsi DKI Jakarta. Selain merupakan wujud dari kerjasama LPJK Provinsi DKI Jakarta dengan perguruan tinggi yang juga dapat menjadi media komunikasi antar perguruan tinggi sendiri.

article inline ad

Kerja sama ini meliputi kegiatan yang tercakup dalam Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam rilisnya yang diterima Mediabhayangkara.co.id, Kamis 25 Mei 2017, LPJKN menetapkan 7 poin kerja sama dalam MoU tersebut yaitu:
Penyusunan roadmap penelitian dan pengebangan ilmu pengetahuan di bidang teknik sipil dan mekanikal elektrikal. Lalu, melaksanakan penelitian yang akan memberikan kontribusi langsung bagi pengembangan jasa konstrusi di provinsi DKI Jakarta, Mengagas berbagai pemikiran yang berkait dengan pengemangan teknologi di bidang jasa konstruksi.

Selain itu, melakukan pelatihan – pelatihan untuk mempersiapkan calon lulusan dan alumni perguruan tinggi agar siap pakai dan memiliki sertifikat kompetensi, sekaligus memenuhi SKPI bagi lulusan, selanjunya melaksanakan kegiatan ilmiah bersama – sama dengan mengedepankan “Link n match” antara Perguruan Tinggi dengan Industri Jasa Konstruksi.

Berikutnya, menyiapkan tenaga ahli dan tenaga trampil di bidang konstruksi dalam mendukung program pemeritah yang dicetuskan Presiden Joko Widodo soal 3 juta sertifikasi pekerja konstruksi, dan terakhir membentuk kelompok  kerja di bidang tekni Sipil dan Mekanikal Elektrikal sebagai  wadah kerjasama antar Perguruan Tinggi, Asosiasi Profesi, Asosiasi Badan Usaha dan Pemerintahan Daerah.

Hadir di acara itu Ketua LPJKN Ruslan Rivai, Direktorat Jendral Bina Konstruksi Yusid Toyib dan Ketua LPJK Trihono Kardi. (Jumadi)

article bottom ad