Home Nusantara Walikota Airin Tolak Legalisasi Penjualan Minuman Keras di Tangsel

Walikota Airin Tolak Legalisasi Penjualan Minuman Keras di Tangsel

SHARE
article top ad

Tangerang Selatan, Mediabhayangkara.co.id – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, Pemkot Tangsel dan Polres Tangsel bekerja sama menggelar razia tempat-tempat hiburan malam. Dari razia gabungan tersebut, terkumpul 19.977 botol minuman keras berbagai jenis.

Pemkot dan Polrea Tangsel pun pada Selasa 23 Mei 2017, memusnahkan botol-botol minuman tersebut bertepatan dengan acara peringatan HUT Satpol PP dan Linmas di Lapangan Cilenggang, Serpong.

article inline ad

Acara pemusnahan ribuan motol miras tersebut disaksikan langsung oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, dan Dandim 0506 Tangerang Letkol Inf. Gogor

Airin dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, saat ini sudah ada Perda terkait Penindakan dan Pelarangan Peredaran Miras di Kota Tangsel.

Airin menegaskan pihaknya akan bekerja keras menegakkan perda ini.

Ia juga dengan tegas menolak untuk memenuhi permintaan pengusaha hotel dan tempat hiburan di Kota Tangsel agar melegalkan penjualan miras.

“Masyarakat Tangsel tidak menghendaki itu (legalisasi miras di tempat hiburan). Memang ada beberapa pengusaha hotel yang meminta dilegalkan miras untuk persyaratan hotel bintang 3,4 dan 5,” kata Airin.

Walikota mengatakan bahwa Perda Larangan Miras hadir di Tangsel sebagai inisiatif dari masyarakat.

“Perda ini kan lahir dari inisiatif dan permintaan masyarakat, yang disahkan oleh Pemkot Tangsel bersama-sama dengan DPRD Tangsel yang merupakan wakil masyarakat, jadi otomatis masyarakat Tangsel tidak menghendaki Ada nya miras di Tangsel,” katanya. (Nonna)

article bottom ad