Home General Ditanyai Soal Habib Rizieq, Wiranto Mengelak

Ditanyai Soal Habib Rizieq, Wiranto Mengelak

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto mengelak saat ditanyai keberadaan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. “Sudah minggir dulu, saya sudah selesai,” kata Wiranto kepada wartawan di Monumen Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu 17 Mei 2017.

Wiranto pun meninggalkan wartawan yang berupaya mendapatkan jawaban.

article inline ad

Untuk diketahui, Wiranto pernah menerima kedatangan Rizieq di rumahnya Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Pusat, 9 Februari 2017. Ketika itu, Rizieq didampingi perwakilan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI.

Saat ini Polda Metro Jaya telah mengeluarkan surat perintah penjemputan Rizieq yang menurut kabar tengah berada di Arab Saudi. Hal itu dilakukan karena Rizieq menolak kembali ke Indonesia.

Adapun Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir mengatakan, bersedia memfasilitasi Polri untuk memulangkan Rizieq Syihab jika Kepolisian sudah menerbitkan red notice atau pernyataan buronan internasional.

“Apabila kepolisian mengeluarkan red notice kami akan mengkomunikasikan kepada negara yang bersangkutan,” kata Fachir di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Rabu, 17 Mei 2017.

Menurut Fachir, apabila red notice sudah diterbitkan seluruh kepolisian di berbagai negara yang telah menjadi anggota interpol harus bersedia bekerja sama membantu kepolisian Indonesia.

“Red notice kan sifatnya kerja sama antarnegara yang memang sudah menjadi norma internasional,” ujarnya.

Rizieq Syihab diketahui tengah berurusan dengan Polda Metro Jaya, terkait dengan kasus dugaan pornografi. Dua kali Rizieq dipanggil penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi atas chat mesum yang diduga melibatkan Rizieq dan seorang wanita bernama Firza Husein.

Pada Selasa, 16 Mei 2017, mantan tokoh petisi 50 Sri Bintang Pamungkas menyarankan Rizieq agar tidak kembali ke Tanah Air untuk memenuhi panggilan polisi.

Menurut Bintang, kasus itu hanyalah perkara kecil yang tidak perlu membuat seseorang dengan reputasi seperti Rizieq pulang ke Indonesia. “Habib yang begitu besar namanya kok mau datang untuk perkara ecek-ecek. Jadi saya bilang gak usah pulang,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Mei 2017.

Rizieq pertama kali dipanggil polisi pada 25 April 2017 bersama istrinya, Syarifah Fadhlun Yahya, anggota FPI Muchsin Alatas dan Firza Husein. Namun tidak ada satu pun dari mereka yang hadir. Rizieq dikabarkan tidak dapat hadir karena ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan.

Polisi lalu melayangkan panggilan kedua pada 8 Mei 2017 untuk diperiksa pada 10 Mei 2017. Namun lagi-lagi Rizieq tidak hadir. Sempat hendak kembali ke Indonesia, Rizieq terakhir dilaporkan kembali ke Arab Saudi saat sudah berada di Malaysia. (Mlk)

article bottom ad