Home General Terbukti Lakukan Penodaan Agama, Ahok Divonis Dua Tahun Penjara

Terbukti Lakukan Penodaan Agama, Ahok Divonis Dua Tahun Penjara

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terbukti bersalah, melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Dalam sidang yang baru saja selesai, Selasa 9 Mei 2017, Ahok dijatuhi vonis dua tahun penjara dan diperintahkan ditahan.

article inline ad

“Pidana penjara selama dua tahun, menetapkan agar terdakwa ditahan,” ujar Ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto saat membaca putusan.

Ahok didakwa dengan pasal 156a tentang penodaan agama dengan pasal 156 KUHP sebagai alternatif. Dalam tuntutannya, jaksa menghilangkan pasal penodaan agama untuk Ahok. Ancaman hukuman lima tahun penjara juga dihilangkan dan Ahok hanya dituntut satu tahun dengan masa percobaan dua tahun.

Kasus ini bermula saat Ahok mengutip Surat Al Maidah saat berpidato di Kepulauan Seribu, 27 September 2016. Rekaman video pernyataan Ahok itu tersebar di media sosial dan memicu reaksi keras.

Gubernur DKI Jakarta ini kemudian dilaporkan atas tuduhan menodai agama Islam. Polisi menetapkan Ahok sebagai tersangka melimpahkan berkasnya ke kejaksaan.

PN Jakarta Utara kemudian menyidang perkara ini. Setelah 23 sidang, vonis akhirnya dijatuhkan.

Ahok sendiri, setelah berkonsultasi dengan penasihat hukumnya, mengajukan banding atas putusan tersebut. (Mlk)

article bottom ad