Home Liputan Utama Dengar Informasi dari Intelijen Polisi, Satu Helikopter Disiagakan Jelang Vonis Ahok

Dengar Informasi dari Intelijen Polisi, Satu Helikopter Disiagakan Jelang Vonis Ahok

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Jelang vonis Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, satu unit helikopter disiagakan di lapangan Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Mei 2017. Helikopter itu diparkir di belakang Gedung A, dekat dengan Auditorium Kementerian Pertanian yang menjadi lokasi sidang pembacaan vonis Ahok.

“(Itu) SOP (standard operating procedure) untuk penyelamatan bila terjadi hal-hal yang tidak diingnkan,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Jakarta Selatan Komisaris Purwanta.

article inline ad

Purwanta mengatakan helikopter itu untuk terdakwa dan kuasa hukumnya, jaksa penuntut umum, hingga majelis hakim. Ini pertama kali helikopter disiagakan selama sidang Ahok.

Purwanta mengatakan hal ini dilakukan karena pertimbangan dari intelejen kepolisian. Ia pun mengatakan heli ini hanya digunakan jika kondisi terdesak. “Tidak digunakan tidak apa-apa, tidak masalah,” kata dia.

Kehadiran heli itu membuat beberapa pegawai Kementerian Pertanian penasaran. Beberapa pegawai berswafoto bersama heli dan pilotnya.

“Penasaran saja, soalnya sebelumnya belum pernah ada,” ujar Eka, salah seorang pegawai. Heli ini dikabarkan disiagakan sejak pagi hari.

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan membacakan putusan untuk terdakwa penista agama karena pidatonya di Kepulauan Seribu 2016, hari ini, Selasa 9 Mei 2017.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum menyatakan Ahok terbukti mengucapkan ujaran kebencian terhadap satu golongan dan menuntutnya hukuman penjara satu tahun dengan masa percobaan dua tahun.

Sementara itu, sejumlah karangan bunga berisi pesan dukungan bagi Ahok muncul di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta jelang vonis hakim.

Sepuluh karangan bunga tampak dipajang di sepanjang jalan RM Harsono. Semuanya berisi pesan dukungan untuk membebaskan Ahok dari segala tuntutan.

“Bebaskan Ahok. Ahok tidak bersalah. Ada cahya dan warna di setiap kehadirannya.” Ini salah satu pesan dalam karangan bunga yang dikirim Ahokers Surabaya.

Hingga pukul 08.00, satu jam sebelum sidang dimulai, massa pro Ahok yang datang baru sekitar seratus orang. Mereka mengenakan seragam kotak-kotak, merah, atau berwatna putih.

Beberapa mobil dengan pengeras suara nampak sudah disiapkan dan menyetel lagu-lagu bertema kebangsaan. Beberapa orang berjoget sambil melambaikan bunga yang mereka bawa.

Jalan RM Harsono ditutup sejak tadi malam oleh kepolisian. Jalanan memang sengaja dikosongkan untuk menampung massa pro dan kontra Ahok. Satu unit mobil Baracuda, dua unit mobil water canon, dan dua unit mobil pengurai massa membatasi mereka. Kawat berduri pun dipasang. (Mlk)

article bottom ad