Home Nusantara 7 Rumah Rusak Akibat Pergeseran Tanah di Kampung Koceak Tangsel

7 Rumah Rusak Akibat Pergeseran Tanah di Kampung Koceak Tangsel

SHARE
article top ad

Tangerang Selatan, Mediabhayangkara.co.id – Bencana pergeseran tanah melanda kawasan Kampung Koceak, Kel. Keranggan, Kec. Setu, Kota Tangerang Selatan, Senin 8 Mei 2017 malam pukul 22.00 WIB. Pemicunya adalah hujan disertai angin yang melanda wilayah itu.

Lurah Keranggan Agus Muhdi mengatakan, pergeseran tanah baru pertama kali melanda Kampung Koceak, mengakibatkan sedikitnya 7 rumah warga menderita kerusakan parah.

article inline ad

“Rumah warga secara keseluruhan mengalami keretakan parah dan kondisinya miring, “kata Agus saat meninjau lokasi bencana, Selasa 9 Mei 2017.

Saat ini, tuturnya, kondisi rumah sangat riskan untuk ditempati, “kami harus memindahkan harta benda ke tempat aman.”

Ia menegaskan akan memberikan bantuan pada para korban. “Mudah -mudahan secepatnya akan ada solusi terbaik bagi warga. Apakah akan direlokasi atau tebing tanah yang mencapai kedalaman 20 meter akan diturap,” ujarya.

Ia juga menghimbau warga agar tetap waspada karena tidak menutup kemungkinan ada pergeseran susulan yang terjadi kapan saja.

Berdasarkan keterangan Agus, ketujuh rumah warga yang mengalami kerusakan parah antara lain rumah milik warga atas nama Madsuki, Riki, Toto Budiarsa, Sahlan, Darto dan Ibu Nur yang semuanya adalah warga Rt. 006/002 Kampung Koceak.

“Akibat kejadian ini, kami memperkirakan warga korban bencana alam mengalami kerugian sekitar Rp 2 Milyar lebih,” katanya.

Toto Budiarsa, salah seorang korban, mengatakan siap menerima kebijakan yang diambil oleh Pemda Tangsel. “Jika memang harus direlokasi, warga akan menerima keputusan itu,” tuturnya.

Ia mengatakan jika tadi pagi, tanah kembali bergser namun dalam skala kecil. Hal itu mengakibatkan keretakan pada tanah yang mencapai kedalaman 2,5 meter.

Sampai berita ini diturunkan, dinas terkait seperti BPBD Tangsel, Satpol PP, Babinsa, Bimas tetap berjaga – jaga disekitar lokasi. Di area lokasi longsor telah terpasang garis polisi.

Sedangkan warga dibantu petugas melakukan evakuasi sejumlah barang ke tempat yang lebih aman. (Lingga)

article bottom ad