Home Nusantara Polisi Grebek ‘Pabrik’ Minuman Keras Racikan di Tangerang

Polisi Grebek ‘Pabrik’ Minuman Keras Racikan di Tangerang

SHARE
article top ad

Tangerang, Mediabhayangkara.co.id – Tim Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, Rabu 4 Mei 2017, pukul 19.00 WIB menggelar operasi minuman keras.

Hasilnya, tim berhasil menemukan tempat produksi minuman keras racikan jenis ciu di perumahan Duren Villa A4, Pedurenan, Karang Tengah.

article inline ad

Polisi dalam rilis tertulis yang diterima Mediabhayangkara.co.id, Kamis, menyebutkan pemilik rumah sekaligus usaha ilegal minuman keras tersebut adalah Chong Buy Cung, 46 tahun, warga Karang Tengah.

Dikisahkan, awalnya subnit 1 unit 2 satresnarkoba Polres Metro Tangerang mendapat informasi dari masyarakat bahwa, di Perumahan Duren Villa Ciledug, terdapat usaha rumahan peracikan miras jenis ciu.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan mendapati pemilik rumah Chong Buy Cung bersama sejumlah barang bukti. Menurut Kepala Satuan Narkoba Polres Metropolitan Tangerang Kota Ajun Komisaris Besar Jonter Banuaria, polisi menyita barang bukti berupa minuman keras siap edar dalam kemasan botol, bahan dan alat produksi.

“Kami amankan pemiliknya, saat ini masih menjalani rangkaian pemeriksaan,” kata Jonter, Kamis 4 Mei 2017.

Barang bukti yang disita petugas antara lain: ciu proses vermentasi 23 tong, ciu matang vermentasi 16 tong, produk ciu jadi 12 botol besar, 24 botol kecil, 4 jerigen (20 ltr), 14 botol kecil ciu angkak, 9 botol besar ciu angkak, 3 toples besar ciu obat.

Polisi juga menemukan bahan baku pembuatan minuman tersebut yakni, 2 karung kecil beras merah, 3 sak ragi, 4 toples rempah-rempah.

Sementara alat yang digunakan untuk produksi yakni 1 dandang besar, 1 kompor gas, 1 pompa air kecil, dan 10 bal botol kosong.

Saat diintergogasi, Chong mengaku bahwa telah menjalankan usaha itu selama kurang lebih 1 tahun. Polisi saat ini mendalami peredaran minuman keras itu ke mana saja.

Chong kini diamankan di markas Polres Tangerang. Ia terancam dipidana melanggar UU Pangan dan UU Perlindungan Konsumen, Permendag no 6 th 2015 tentang miras dan perda no 7 th 2005 tentang larangan peredaran miras. (Yuliyu)

article bottom ad