Home General Dapat Ancaman Pembunuhan, Fadli Zon Lapor Polisi

Dapat Ancaman Pembunuhan, Fadli Zon Lapor Polisi

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Wakil Ketua DPR Fadli Zon melaporkan pemilik akun Twitter @NathanSuwanto ke Bareskrim Polri atas tudingan ancaman pembunuhan. Laporan diwakili kuasa hukum politis Partai Gerindra itu dari tim pengacara Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).

“Laporan terkait adanya penyebaran ujaran kebencian dan bahkan ancaman pembunuhan yang di antaranya ditujukan kepada Bapak Fadli Zon,” ujar salah seorang pengacara yang tergabung dalam ACTA, Agustiar, di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin 1 Mei 2017.

article inline ad

Diketahui, kicauan akun @NathanSuwanto yang menggunakan bahasa Inggris berbunyi “If you know of a way to crowfund assassins to Kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rizieq Shihab, Buni Yani, and friends, lemme know”.

Tulisan itu diunggah pada 30 April 2017. Bahkan, akun Fadli Zon menanggapi kicauan itu dan menyatakan niatnya melapor ke polisi.

Agustiar mengatakan, kicauan Nathan tak hanya mencemarkan nama baik Fadli, tapi juga mengancam keselamatan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

“Yang lebih penting, kami tidak melihat adanya penyesalan dari si pelaku. Kami bahkan menangkap gelagat bahwa si pelaku merasa kebal hukum dan tidak takut terhadap konsekuensi hukum perbuatannya,” kata Agustiar.

Agustiar menganggap kicauan Nathan tak hanya melanggar hukum, tapi juga bentuk pencederaan demokrasi.

Menurut dia, alasan Nathan berkata demikian karena perbedaan pilihan politik dalam Pilkada DKI Jakarta.

“Itu merupakan hal biasa di negara demokrasi, justru disikapi secara berlebihan yaitu dengan penyebaran ujaran kebencian dan bahkan ancaman pembunuhan,” kata dia.

Tim pengacara Fadli mendaftarkan laporan dengan nomor laporan polisi LP/450/V/2017/Bareskrim tertanggal 1 Mei 2017.

Nathan dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 29 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Teknologi dan Informatika, yang mengatur soal penyebaran ujaran kebencian atau permusuhan serta ancaman kekerasan.

Setelah Fadli, Wakil Ketua Komite 3 DPD RI Fahira Fahmi Idris juga melaporkan pemilik akun Twitter @NathanSuwanto bernama Nathan P Suwanto ke Bareskrim Polri. Fahira melaporkan Nathan melalui pengacaranya, Juju Purwantoro.

Meski Nathan sudah membuat permintaan maaf secara terbuka, Juju dan kuasa Hukum Fadli Zon, Ali Lubis, mengatakan tidak akan menghapus tindak pidana.

“Permohonan maaf sah-sah saja secara lisan, tapi kan tindak pidana tidak hilang sama sekali, tidak gugur,” kata Ali di Bareskrim Polri, Senin.

“Dengan demikian kita harap ada efek jera. Kami harap kepolisian menindaklanjuti dan profesional dalam menanganinya,” ujar Juju di tempat terpisah. (Mlk)

article bottom ad