Home Nusantara Polri Siap Jatuhkan Sanksi Pidana dan Pemecatan pada Brigadir K, Jika…..

Polri Siap Jatuhkan Sanksi Pidana dan Pemecatan pada Brigadir K, Jika…..

SHARE
article top ad

Lubuklinggau, Mediabhayangkara.co.id – Markas Besar Polri menyatakan, tak segan menjatuhkan sanksi pidana dan pemecatan kepada Brigadir K, terduga pelaku penembak warga sipil di mobil di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, jika ditemukan unsur kesengajaan dalam perbuatannya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengatakan, Brigadir K saat ini tengah diperiksa oleh Propam Polda Sumatera Selatan bersama tim dari Mabes Polri. Pemeriksaan dilangsungkan guna mencari tahu ada-tidaknya indikasi kesengajaan dalam penembakan tersebut.

article inline ad

“Jadi manakala dalam pemeriksaan itu dianggap ataupun hasilnya menunjukkan ada kelalaian terlalu cepat bereaksi, yang bersangkutan bisa dikenakan sanksi-sanksi ketentuan undang-undang yang berlaku. Dari disiplin, kode etik, maupun pidana,” kata Rikwanto di Mabes, Polri, Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Rikwanto juga mengatakan keputusan Brigadir K sudah sesuai SOP jika menemukan ada keganjilan dalam mobil tersebut. Meski, kata Rikwanto, sopir Diki menerobos palang razia dan tidak mengindahkan tembakan peringatan yang dilepaskan oleh anggotanya saat itu.

“Karena memang perlu diteliti dulu apakah yang ada di mobil itu merupakan ancaman atau pelaku kejahatan apakah tidak,” ucapnya.

Rikwanto mewakili institusi tidak lupa meminta maaf atas kejadian yang merenggut nyawa korban sipil bernama Surini. Selain itu, pihaknya juga telah menghadiri pemakaman Surini sebagai bentuk rasa belasungkawa kepada keluarga korban.

Selain Surini, orban luka lainnya yakni Dewi (35), Indra (33) dan Novianti (30), serta cucu Kaswan yang baru berusia 2 tahun, Genta tengah menjalani perawatan di RS Polda Sumsel.

“Kami libatkan juga dari psikolog, adakan konseling untuk menghilangkan traumatis terutama dari anak-anak kecil,” kata Jendral bintang satu itu.

Diberitakan sebelumnya, insiden penembakan bermula saat kegiatan razia gabungan yang digelar Polres Kota Lubuklinggau di Jalan Lingkar Selatan tepatnya di depan SMAN 5 Lubuklinggau.

Sekitar pukul 11.30 WIB mobil yang ditumpangi korban melintas. Kendaraan mereka enggan berhenti saat dihentikan petugas. Melihat itu petugas kemudian mengejar dan menembaki mobil tersebut.

Belakangan diketahui sang sopir, Diki nekat menerobos razia petugas karena takut. Diki tidak punya surat izin mengemudi dan pajak kendaraan juga sudah melewati batas waktu. (Mlk)

article bottom ad