Home Niaga Bertandang ke Indonesia, Wapres Amerika Usung Agenda Freeport

Bertandang ke Indonesia, Wapres Amerika Usung Agenda Freeport

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu 19 April 2017 malam pukul 23.30 WIB.

Wapres Mike Pence didampingi istrinya Karen Pence dan dua putrinya tiba menggunakan pesawat kepresidenan United States of America bernomor 80002.

article inline ad

Kedatangan Mike Pence disambut oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Salah satu agenda besar yang akan dibahas Mike Pence dengan pemerintah Indonesia adalah terkait status PT Freeport Indonesia yang bermarkas di Amerika Serikat dengan induk perusahaan bernama Freeport McMoran Inc.

Diketahui, Freeport Indonesia saat ini masih bersitegang dengan pemerintah Indonesia terkait perubahan status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Penambangan Khusus (IUPK).

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai, Mike Pence akan menjadi perpanjangan tangan Presiden AS Donald Trump untuk melakukan pembahasan terkait status perusahaan tambang emas tersebut di Indonesia.

“Walaupun saya duga pembicaraan soal Freeport Indonesia tidak akan detail sekali dan Pence mungkin bertindak sebagai penyambung lidah Trump,” kata Fabby seperti dikutip dari Kompas, Kamis 20 April 2017.

Menurut Fabby, hal tersebut perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pemerintah Indonesia dengan menengaskan posisi pemerintah terkait status Freeport Indonesia di tanah air.

“Pemerintah menurut saya perlu siap dengan argumentasi perubahan KK ke IUPK, divestasi Freeport Indonesia dan nasib perpanjangan kontrak Freeport,” tutur Fabby.

Mengapa pemerintah Indonesia sangat perlu menegaskan posisinya, karena menurut Fabby, pemerintah AS akan berupaya semaksimal mungkin untuk melindungi kepentingan investasinya di luar AS.

“Kecenderungan pemerintah AS adalah melindungi kepentingan investasinya diluar negeri. Mereka perlu diberikan penjelasan dan bukti bahwa Freeport diperlakukan secara adil sesuai kaidah dan norma bisnis internasional. Jadi pemerintah perlu menyiapkan argumen dan bukti yang memadai,” ucap Fabby.

Wakil Presiden AS Mike Pence mengunjungi Indonesia sebagai bagian dari kunjungan kenegaraannya selama 10 hari ke Asia. Selain urusan PT Freeport, beragam topik akan dibicarakan selama kunjungan kenegaraan Pence ke Tanah Air.

Mike Pence akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dan akan menghadiri perayaan hari jadi ASEAN ke-50 dan 40 tahun hubungan AS dengan ASEAN.(Mlk)

article bottom ad